Saturday, September 26, 2009

Siapakah Melkisedek?

Bismillahirrohmanirohim

Siapakah melkisedek?

Arti nama Melkisedek yaitu Raja Kebenaran/Keadilan (Bhs. Ibrani: Sedek=Raja/Dewa, Melek=adil). Raja Salem (=Yerusalem) yaitu Raja Damai Sejahtera.
Pertanyaan siapakah orang terkemuka yang misterius ini, menimbulkan banyak spekulasi. Tradisi Lama diantara orang-orang Yahudi mengatakan bahwa Melkisedek adalah Sem, anak Nuh, yang masih hidup pada waktu itu. Melkisedek adalah pangeran Kanaan (Canaanitish), penyembah Allah Yang Benar, Imam Besar Allah Yang Mahatinggi.

Melkisedek hanya disebut dalam Ibrani 7: 1-15 dalam Perjanjian Baru, dan dalam Kitab Kejadian (14:18-20) serta Mazmur 110:4 dalam Perjanjian Lama.

Sekarang kita akan mengurai satu persatu tentang siapakah Melkisedek sebenarnya dan bagaimana sudut pandang Perjanjian Baru terhadap Melkisedek.
Kitab Kejadian (14:18-20)

14:18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi.
14:19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,
14:20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

Dari kedua ayat diatas jelas bahwa Melkisedek adalah hamba Allah yang mengakui ketuhanan dan ke maha an Allah pencipta langit dan bumi.

Mazmur 110 : 4

110:4 TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek."

Melkisedek mengakui adanya sumpah Allah tentang kelebihan Ibrahim yaitu sebagai imam bagi seluruh manusia sebagaimana juga telah disebutkan dalam Alquran surat Al Baqarah 124

124. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia".
(Al Baqarah 124)

Dari kitab Perjanjian Lama dalam kitab kejadian dan mazmur tersebut jelaslah bahwa Melkisedek tidak lebih sebagai manusia yang mengakui keesaan Allah dan menegaskan janji Allah menjadikan Ibrahim sebagai imam bagi seluruh manusia.
Dan dari arti nama Melkisedek sebagai raja keselamatan maka dapat kita pastikan bahwa ia seorang muslim.

Sekarang kita bandingkan dengan kitab Ibrani dalam Perjanjian Baru.
Namun sebelumnya kita bahas dulu penjelasan tentang surat Ibrani sebagaimana saya kutip dari keterangan alkitab.

SIAPA PENULIS SURAT IBRANI?

Kita sama sekali tidak tahu siapa penulis surat Ibrani. Meskipun surat ini diakhiri dengan salam hangat, tetapi tidak terdapat alamat pada awal tulisan! Secara umum orang berpendapat bahwa Paulus yang menulis surat ini, tetapi Ibrani 2:3 mengatakan bahwa penulis mendengar Injil dari orang lain yang mendengar sendiri ajaran Yesus. Paulus menyatakan dengan tegas bahwa ia tidak pernah mendengar Injil dari orang lain (Gal 1:12). Penulisnya boleh jadi orang Lewi yang bernama Barnabas (Kis 4:36) yang mengetahui seluk beluk para imam dan pekerjaan mereka. Lukas merupakan kemungkinan ketiga; gaya penulisan Ibrani mirip dengan gaya penulisan Injil Lukas dan Kisah para Rasul. Yang keempat, Apolos mengenal Timotius dengan baik (13:23). Pula, Kisah 18:24 menyatakan bahwa Apolos adalah 'seorang yang mahir dalam soal-soal Kitab Suci'. Siapa pun penulis Ibrani, ia pasti seorang yang mahir dalam soal-soal Kitab Suci! Dan masih ada banyak pendapat lain. Pada akhirnya kita harus mengatakan bahwa tidak seorang pun mengetahui siapa penulis surat ini!

SIAPA PENERIMA SURAT INI?

Karena tidak ada alamat pada surat ini, maka kita tidak tahu siapa penerimanya. Penulis menyatakan suratnya sebagai 'nasihat' (13:22). Tetapi, siapa yang ia nasihati? Mereka adalah orang-orang yang telah dianiaya (Ibr 10:32-34 ). Penulis mengenal mereka secara pribadi dan berharap untuk segera mengunjungi mereka (13:19 dan 23). Mereka mempunyai potensi untuk menjadi pemimpin, tetapi tidak mengalami kemajuan (5:12). Mereka adalah orang-orang berbahasa Yunani; surat ini ditulis mungkin dalam bahasa Yunani terbaik dari seluruh Perjanjian Baru. Oleh karena itu, hampir dapat dipastikan mereka bukanlah orang Yahudi yang tinggal di Yudea. Tetapi, sama pasti pula mereka adalah orang Yahudi. Orang bukan Yahudi tidak mungkin dapat mengerti hukum Yahudi secara rinci. Mereka mungkin hidup di Roma. Hal ini dapat menjelaskan salam yang terdapat dalam 13:24 dari orang Kristen Italia.

MENGAPA SURAT IBRANI DITULIS?

Ada dua kemungkinan. Jika kelompok penerima surat ini adalah Kristen, surat ini merupakan peringatan bagi mereka tentang bahaya kemurtadan, meninggalkan Kristus. Tetapi, mungkin kelompok ini adalah orang Yahudi yang masih belum dapat memutuskan, merasa ragu-ragu antara keputusan mengikuti Kristus atau kembali kepada cara-cara ibadat mereka yang lama.

WAKTU PENULISAN.

Clemen dari Roma mengetahui surat ini, maka surat ini pasti ditulis sebelum tahun 95 M. Dan karena Ibr 10:1-3 menyatakan bahwa korban masih dipersembahkan, maka mungkin surat ini ditulis sebelum tahun 70 M, ketika Bait Suci dihancurkan. Jika penganiayaan yang disebut dalam pasal 10 dilakukan oleh Nero, maka surat ini ditulis sesudah kebakaran di Roma, yaitu tahun 64 M. (sumber)

Ibrani 6 : 20

6:20 di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.

Kapan Melkisedek menyebut nama Yesus saat menjelaskan Janji Allah kepada Ibrahim?
Kita lihat alasan Paulus (yang menurut banyak orang adalah penulis surat Ibrani) dibawah ini

Ibrani 7 : 1 – 10

7:1 Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.
7:2 Kepadanyapun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.
7:3 Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.
7:4 Camkanlah betapa besarnya orang itu, yang kepadanya Abraham, bapa leluhur kita, memberikan sepersepuluh dari segala rampasan yang paling baik.
7:5 Dan mereka dari anak-anak Lewi, yang menerima jabatan imam, mendapat tugas, menurut hukum Taurat, untuk memungut persepuluhan dari umat Israel, yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini juga adalah keturunan Abraham.
7:6 Tetapi Melkisedek, yang bukan keturunan mereka, memungut persepuluhan dari Abraham dan memberkati dia, walaupun ia adalah pemilik janji.
7:7 Memang tidak dapat disangkal, bahwa yang lebih rendah diberkati oleh yang lebih tinggi.
7:8 Dan di sini manusia-manusia fana menerima persepuluhan, dan di sana Ia, yang tentang Dia diberi kesaksian, bahwa Ia hidup.
7:9 Maka dapatlah dikatakan, bahwa dengan perantaraan Abraham dipungut juga persepuluhan dari Lewi, yang berhak menerima persepuluhan,
7:10 sebab ia masih berada dalam tubuh bapa leluhurnya, ketika Melkisedek menyongsong bapa leluhurnya itu.

Kita bahas Ibrani 7:3

7:3 Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

Adakah yang aneh dengan ayat ini?
Jika disebutkan Melkisedek tidak berbapa, tidak beribu, harinya tidak berawal mungkin masih dapat dibenarkan karena sejarah tidak dapat menelusuri silsilahnya dan tidak ada yang tahu kapan lahirnya.
Namun jika ditambah dengan “hidupnya tidak berkesudahan” maka makna nya akan menjadi lain.
tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan adalah sifat yang hanya dimiliki Tuhan, alfa omega, awwalu wal akhiru.
Padahal Perjanjian Lama dalam kitab Kejadian dan Mazmur tidak mensifati melkisedek seperti ini yang membuktikan betapa gegabahnya penulis Ibrani mensifati Melkisedek memiliki sifat ketuhanan sehingga bertambah gelap dan misteriusnya melkisedek.

Namun penambahan tersebut bukan tanpa tujuan, baca kelanjutannya “dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah”.
Anda dapat melihat adanya makna tersirat didalam ayat tersebut.

Siapakah “Anak Allah” yang dimaksud?

Kita lihat kembali Kitab Kejadian 14:18

14:18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi


Penulis Ibrani menafsirkan roti dan anggur sebagai tubuh dan darah Yesus yang dikorbankan demi menebus dosa manusia. Kita lihat bagaimana dia menghubungkan sesuatu yang tidak saling berkaitan

Kita lanjutkan ke ayat berikutnya

Ibrani 6 : 20

6:20 di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.

Dimana Ibrani 6 : 20 tersebut dipaksakan berkaitan dengan Mazmur 110 : 4

110:4 TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek."

Padahal kontek ayat Mazmur 110 : 4 tersebut ditujukan kepada nabi Ibrahim.

Untuk memperkuat pendapatnya maka ditulislah ayat berikut

Ibrani 7 : 16 - 27

7:16 yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.
7:17 Sebab tentang Dia diberi kesaksian: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek."

__________
Sudah dijelaskan dalam Mazmur 110 : 4 bahwa imam yang dimaksud adalah Ibrahim tapi masih dipaksakan bahwa yang dimaksud adalah Yesus
__________

7:18 Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna,
7:19 --sebab hukum Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan--tetapi sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan kita kepada Allah.
7:20 Dan sama seperti hal ini tidak terjadi tanpa sumpah--memang mereka telah menjadi imam tanpa sumpah,
7:21 tetapi Ia dengan sumpah, diucapkan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: "Tuhan telah bersumpah dan Ia tidak akan menyesal: Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya"
7:22 demikian pula Yesus adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.

___
Sama seperti penjelasan saya sebelumnya
___

7:23 Dan dalam jumlah yang besar mereka telah menjadi imam, karena mereka dicegah oleh maut untuk tetap menjabat imam.
7:24 Tetapi, karena Ia tetap selama-lamanya, imamat-Nya tidak dapat beralih kepada orang lain.
7:25 Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.
7:26 Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,
7:27 yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban.

Paulus memperbandingkan imamat Melkisedek dengan imamat Harun, yaitu imamat kaum Lewi. Imamat Harun berdasarkan keturunan yang berasal dari Abraham. Para imam sesudah Harun berasal dari keluarganya, dari kaum Lewi, dan ditunjuk sebagai imam karena keturunan mereka. Juga, para imam ini mempersembahkan kurban Perjanjian Lama.
Kebalikan dari imamat Lewi adalah Imamat Kristus, yang dipralambangkan oleh imamat Melkisedek. Pertama-tama, Melkisedek tidak bersilsilah dalam Perjanjian Lama, dan imamatnya tidak berdasarkan keturunan. Kristus, sama seperti Melkisedek, adalah imam karena penetapan ilahi dan imamat-Nya tidak berdasarkan pada ikatan keturunan.
(*Jika disamakan dengan Melkisedek yang tidak berdasar keturunan mengapa ahli kitab tetap ngotot disangkut pautkan dengan perjanjian Ibrahim?, padaha mereka sendiri tahu bahwa Yesus tidak mempunyai bapak?)

Kedua, Abraham mengenali Melkisedek, raja dan imam, dengan menerima berkat dan mempersembahkan kepada Melkisedek sepersepuluhannya. Tindakan merendahkan diri yang begitu rupa ini menunjukkan bahwa imamat yang berasal dari Abraham lebih rendah tingkatannya dari imamat Melkisedek. Tindakan ini juga merupakan pratanda bahwa imamat Lewi akan digantikan oleh imamat yang lebih agung, sempurna dan rajawi, yaitu imamat Kristus.
(*sekali lagi penjelasan ini menyanggah klaim kristiani bahwa Mesias yang ditunggu berasal dari Ishak karena penetapan Imamat tersebut tidaklah berdasar garis keturunan)

Ketiga, Melkisedek mempersembahkan roti dan anggur sebagai ucapan syukur kepada Allah, mempralambangkan apa yang dilakukan Kristus pada Perjamuan Terakhir.
(*silahkan dinilai sendiri ada nggak hubungannya)

Keempat, Melkisedek berasal dari “bangsa-bangsa lain”. Kristus datang untuk menyelamatkan bukan hanya dari keturunan Israel, melainkan juga segenap umat manusia dari berbagai bangsa. Di samping itu, nama dan gelar Melkisedek sendiri mengandung arti “raja kebenaran, raja damai sejahtera”; Yesus masuk ke dalam dunia guna menyatakan kebenaran dan membawa damai sejahtera.
(*membuktikan bahwa ajaran Islam=keselamatan telah ada sejak dulu)

Terakhir, Melkisedek bukanlah seorang imam dari Perjanjian Lama. Kristus sebagai imam mempersembahkan kurban sempurna bagi penebusan dosa dan membuat perjanjian yang baru, sempurna serta kekal abadi dengan darah-Nya Sendiri.
(* bukankah sudah disebutkan dalam Kitab Kejadian bahwa ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi?.)

Ayat terakhir 7:27 dikaitkan dengan Kitab Kejadian (14:18-20)

14:18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi.

Bahwa roti dan anggur dianggap tubuh dan darah Yesus saat disalib untuk mempersembahkan diri-Nya.

Pada intinya, Surat kepada Jemaat di Ibrani menguraikan kisah Melkisedek dan menyusun suatu gambaran yang mempralambangkan Kristus, yang akan menggenapi Perjanjian Lama dan imamat.
________________

Silahkan anda semua menilai sendiri dari tulisan ini. Saya berusaha menulisnya seobjektif mungkin agar jangan ada yang merasa dilecehkan.

Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu. (Al Baqarah 147)

Referensi

Ada Apa dengan Melkisedek?
Siapakah "Melkisedek Ini"
Siapa itu Melkisedek?
Melchizedek

0 comments: